.post img:hover { -o-transition: all 0.3s; -moz-transition: all 0.3s; -webkit-transition: all 0.3s; -moz-transform: scale(1.3); -o-transform: scale(1.3); -webkit-transform: scale(1.3); } expr:c

Sabtu, 04 Mei 2013

pengertian partisi harddisk





Partisi adalah pengaturan data pada harddisk. Atau bisa juga proses pembagian ruang-ruang kosong pada harddisk untuk memberikan File System pada ruang kosong yang terdapat pada harddisk, kemudian ruang kosong pada harddisk yang telah diberi File System tersebut, digunakan untuk menyimpan berbagai macam data dan sistem operasi.
Terdapat 3 tipe partisi. Diantaranya adalah :


Partisi Primary,  merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang
pertama diakses komputer untuk booting. Jadi, intinya partisi tipe ini digunakan untuk menyimpan file data dari system operasi yang kemudian digunakan untuk booting sistem operasi tersebut. Bisa dibilang data dari sistem operasi tersebut disimpan disini.


Partisi Extended, partisi ini juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi Extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi Extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakannya, kita harus menciptakan Partisi Logical terlebih dahulu. Bisa dibilang tipe partisi ini adalah partisi lain selain Partisi Primary.



Partisi Logical, merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi Extended. Partisi Logical mampu menampung berbagai macam file data.
Nah, ini contohnya drive :D, :E, :F, dan seterusnya pada Windows. Jadi, partisi Extended terdiri dari Partisi Logical.
Membuat Sebuah partisi pada disk tertentu terkadang merupakan sebuah keharusan, terutamanya apabila anda ingin membuat komputer anda memiliki dua atau lebih sistem operasi

Selain untuk mengalokasikan memori untuk membuat dual/multiple sistem operasi, partisi biasanya dilakukan ketika anda ingin mengalokasikan space dari memory Harddisk yang terpisah dari sistem, hal ini biasanya dilakukan jika kita tidak ingin menggabung file-file sistem dengan file-file pribadi kita, karena selain kurang rapih juga biasanya untuk mempermudah recovery jika komputer terserang virus, hal ini karena jika partisi dari disk yang berisi file-file pribadi terinveksi virus, maka disk yang perlu di format(untuk membersihkan file virus secara total) hanya disk tsb dan kita tidak perlu melakukan re-installasi karena disk yang berisi sistem tidak perlu diformat, kecuali sang virus telah menggandakan dirinya hingga ke system

Maksud (manfaat) dari Mem-partisi Hardisk :
  • Memisahkan antara file-file sistem operasi dan Data atau dokumen. Meski bisa saja menjadi satu, tetapi dengan dipisahkan akan lebih aman dan mudah pengaturannya.
  • Sebagai tempat Virtual Memory untuk Sistem operasi. Seperti misalnya pada Linux
  • Menjaga agar lokasi program yang digunakan atau data saling berdekatan. Hal ini selain mempercepat eksekusi program juga lebih efisien.
  • Digunakan untuk booting atau menjalankan Sistem Operasi lebih dari satu, misalnya Windows XP, Windowx 7, Linux, Mac OS X dan lainnya.
  • Melindungi atau memisahkan file-file untuk mempermudah recovery data ketika sistem rusak. Karena jika satu partisi rusak, partisi lain tidak akan terpengaruh sehingga data masih bisa di selamatkan.
  • Meningkatkan keseluruhan performa (kinerja) komputer pada sistem yang disana file system kecil lebih efisien. Misalnya pada tipe File system NTFS ( bawaan windows XP, 2003, Vista dan Windows 7), ukuran Hardisk yang besar akan mempunyai Master File Table (MFT) yang lebih besar sehingga waktu akses juga lebih lama dibanding MFT yang lebih kecil.


 Membuat Partisi Hardisk (dengan VMware)
1.      Buka program VMware
2.      Pada tampilan pertam pilih file lau Virtual machine
3.      Klik next
4.      Lalu pada tampilan berikutnya pilih typical untuk mengikuti standart yang ada pada VMware
5.      Pilih MS-DOS
6.      Pada bagian browse pilih directory tempat meletakan hasil dari pembuatan Virtual mesin kemudian klik Next
7.      Pilih Use brigded networking kemudian klik finish
8.      Pada menu awal lagi pilih menu lalu klik power on
9.      Setelah itu masuk ke fasilitas VMware dan tekan tombol F2 untuk masuk ke dalam setup BIOS dari VMware kemudian pada bagian boot atur pembacaan pertama CDROM
10.  Lalu muncul A> ketik fdisk & pilih Y
11.  Pilih 1 untuk Membuat partici Baru
12.  Pilih 1 Untuk membuat primary DOS partisi
13.  Tunggu proses pembuatan partici sampai komplit 100%
14.  Pilih Y lalu tunggu proses Sampai selesai 100%
15.  Kemudian tekan Tombol ESC
16.  Kemudian pada menu power pilih restar
17.  Pada A> ketik format:/s tunggu sampai proses format selesai & isi volume label kemudian tekan tombol enter





Partisi Hardisk
Prtisi ini akan berhasil jika dalam satu hardisk terdapat beberapa ruang untuk membuat system atau tempat menyimpan sebagian data.PArtisi akan gagal jika dalam satu hardisk terdapat satu rungan.
Analisa Percobaan
Dalam mempelajari BIOS diusahakan paham dalam menjalankan booting untuk pengistallan system operation.Boot pertama kali harud diisi oleh CDROM/Floppy pada pembacaan pertama kali tertuju pada CDROM,itulah cara untuk mengistall OS dengan mudah
Membuat partisi hardisk tidak hanya memakai program VMware,masih banyak program program yang dapat dipakai untuk parici seperti partision magic atau menggunakan cd OS windows untuk membuat partisi Hardisk



Kesimpulan
      a)DalambelajarBIOSdiusahaknmengerticarakerjaBIOS                                                                                                                                   b) BIOS (basic input output System) merupakan nyawa dari computer   
c) BIOS identik sekali dengan baterai CMOS,jadi jika ada kesalahan atau error pada BIOS lakukan reset baterai CMOS dengan cara cabut dan masukan lagi baterai CMOS.
d) Dalam partisi hardisk usahakan hardisk tidak low/full data

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar